20/02/16





Cara Agar Anak Terhindar Dari Gay & Lesbian. Penting Bagi Orangtua!

Sixpack Magazine, Updated at: 04.45 Google
Maraknya kasus LGBT membuat setiap Orangtua ketar-ketir terhadap anak-anaknya. Kasus Saipul Jamil adalah badai besar dalam industri hiburan tanah air, namun sisi positifnya adalah kini semua berita tentang penyimpangan seksual tersebut telah disaksikan olah jutaan pasang mata para orangtua dan dipelajari di tingkat keluarga. Oleh karena itu bagi para keluarga yang ingin menghindarkan anak-anaknya terjerumus dari pengaruh buruk LGBT, alangkah lebih baiknya menyimak beberapa tips dibawah ini. Semoga bermanfaat :)

pendidikan LGBT anak orangtua gay lesbian cara tips

1. Berawal dari pola asuh orang tua!

Hindarilah egoisme antara suami isteri yang berdebat menginginkan anak laki-laki atau perempuan. Ketika sang bayi lahir dengan jenis kelamin yang tidak diharapkan salah satu pasangan, maka otomatis ia akan memperlakukan berbeda terhadap pola asuh sang buah hati. Apapun jenis kelamin anak kita, harus ikhlas menerimanya dan berbahagia dalam merawatnya.

2. Awasi perilaku anak-anak kita!

Jika anak anda sudah mahir memainkan gadget, alangkah lebih baik jika selang waktu tertentu anda mengecek kegiatan "maya" anak anda secara rutin. Mintalah pasword smartphone-nya dan mulailah mengecek chatingan-chatingan anak anda. Juga perhatikan aplikasi-aplikasi sesat yang ada di HP anak anda. Tegur dan arahkanlah jika memang ada indikasi penyimpangan. Kawal dengan baik dan sepenuh hati.

3. Perhatikan sifat karakter anak dalam pergaulannya!

Jika anak laki-laki anda mempunyai sifat pendiam dan sensitif, maka biasanya ia memilih teman perempuan, karena teman laki-laki akan dirasa terlalu agresif bagi dirinya. Yang harus anda lakukan sebagai orang tua adalah memberikan semangat dan menumbuhkan kepercayaan diri anak anda sehingga menjadi anak pemberani dan mampu beradaptasi dengan lingkungannya.

4. Jauhkan dari pergaulan mencurigakan!

Jika anak laki-laki anda sudah terlanjur banyak bergaul dengan perempuan, maka tidak boleh langsung dilarang secara frontal. Biasanya anak seperti ini sudah berperilaku kemayu, dan teman-temannya pun banyak yang kemayu. Anda harus menarik dia secara perlahan. Disini peran Ayah adalah yang utama. Sang Ayah harus dengan sepenuh hati mendampingi anaknya, memberi dia contoh-contoh berperilaku layaknya seorang pria. Ayah tidak boleh meninggalkan anak seperti ini. Harus benar-benar dipantau. Sesekali diberi tugas tanggung jawab seperti pria, agar dia terbiasa.

5. Pendidikan moral dan agama itu terpenting!

Bersyukurlah jika tanda-tanda penyimpangan tidak ditemukan dalam diri anak anda. Tapi kita adalah manusia yang tidak tahu apa yang akan dan telah terjadi, misalnya kita tidak tahu bahwa anak kita memiliki penyimpangan genetik. Biarlah itu urusan takdir Tuhan, yang penting adalah membentengi anak kita dengan ajaran-ajaran moral dan agama dengan sangat seksama dan penuh perhatian. Jika kita mengawal pertumbuhan anak kita dengan ajaran-ajaran agama dan moralitas yang baik, ditambah dengan curahan kasih sayang dan contoh-contoh baik dari orangtuanya, maka Insya Alloh, anak kita akan tumbuh dengan baik.
ads



.