05/11/13





Mitos Mandi Malam Penyebab Rematik

Sixpack Magazine, Updated at: 13.32 Google
Rematik atau reumatik adalah suatu kondisi dimana terjadi nyeri pada persendian akibat radang dan masalah pada pembuluh darah. Secara ilmiah rematik bisa terjadi pada orang-orang berkadar asam yang tinggi dalam darahnya atau lebih kita kenal dengan asam urat. Jika asam-asam ini bereaksi dengan radikal bebas dan didukung dengan hormon-hormon penuaan, maka akan terjadi reaksi kimia, yaitu pembentukan kristal-kristal tajam didalam pembuluh darah yang akan menusuk-nusuk syaraf yang berada ditengah-tengah saluran pembuluh darah. Tentu saja itu akan menimbulkan nyeri, ibaratnya seperti memelihara jarum dalam daging.
Ilustrasi Rematik, Penampang Tulang
Rematik
Secara tidak langsung mitos mengenai mandi malam menyebabkan rematik adalah salah. Mandi malam itu kaitannya dengan pegal dan nyeri adalah pada kondisi penyempitan pembuluh darah akibat suhu air yang dingin. Dengan menyempitnya pembuluh darah, maka suplai oksigen bisa saja sangat minim dan bahkan tidak ada. Hal itu membuat sel-sel sulit bernafas termasuk sel syaraf, sehingga terjadi nyeri atau pegal-pegal. Mungkin rasa nyeri itu sama dengan gejala penyakit rematik, namun penyebabnya samase-kali berbeda. Mandi malam hanya akan menyebabkan pegal secara biasa, bukan rematik.

Meski mandi malam bukan penyebab rematik, tapi mandi malam juga akan mendukung rasa nyeri bagi penderita rematik. Itu sebabnya para dokter menyarankan pada pasien rematik untuk tidak mandi malam, karena akan menambah penderitaan sakit dan pegalnya. Hanya menambah, bukan penyebab!. Dengan berkembangnya isu tersebut menjadikan hal ini sebagai mitos yang keliru selama ratusan tahun. Itulah asal usul mitos ini.
Kesimpulannya adalah, mitos mengenai mandi malam sebagai penyebab rematik adalah keliru. Mandi malam bukan penyebab utama, melainkan penambah efek sakit pada orang yang sudah memiliki riwayat rematik.
ads



.