04/11/13





Mitos Jerawat Tanda Jatuh Cinta

Sixpack Magazine, Updated at: 19.23 Google
Jerawat adalah kondisi pori-pori kulit yang tersumbat sesuatu semisal debu, kotoran dan bakteri. Namun yang paling dominan menyebabkan jerawat adalah bakteri dan bakteri itu tumbuh karena kulit yang kotor, jadi tetap saja penyebab utamanya adalah kulit yang kotor. Semua itu adalah penyebab jerawat yang berasal dari luar tubuh, atau penyebab eksternal.
Itulah penjelasan ilmiah tentang apa penyebab tumbuhnya jerawat. Namun tetap saja sampai detik ini mitos tentang jatuh cinta adalah penyebab jerawat masih berkembang di masyarakat. Apakah mitos itu benar? Jawabannya adalah tidak benar. Akan tetapi ada juga korelasi atau hubungannya antara jatuh cinta dan jerawat.
pria sixpack jerawat

Point-nya terletak pada kondisi hormon. Rata-rata penderita jerawat itu dialami oleh remaja yang sedang mengalami masa puber. Dan remaja puber itu kebanyakan sedang mengenal apa artinya cinta. Banyak diantara mereka mencoba berkenalan dengan lawan jenis dan menjalin hubungan percintaan sederhana yang kita sebut sebagai "cinta monyet". Kondisi ini didukung oleh kadar hormon sang remaja yang sedang labil-labilnya, alias naik turun, sehingga produksi minya di wajah menjadi meningkat. Dan akhirnya dengan keadaan minyak yang melimpah, maka bakteri pemakan sebum (minyak dalam pori-pori) tumbuh dengan subur, menyumbat pori-pori, terjadi radang dan itulah yang disebut jerawat. Ini adalah penyebab internal yang berkaitan dengan kondisi dalam tubuh.

Jadi secara umum memang ada hubungannya antara jatuh cinta dengan jerawat, tapi tidak secara langsung. Penyebab langsungnya adalah bakteri, kotoran penyumbat pori dan kondisi hormonal. Artinya tidak semua penderita jerawat itu sedang jatuh cinta, tapi sudah pasti penderita jerawat itu memiliki banyak bakteri di kulit wajahnya.
Kesimpulannya bahwa mitos penyebab jerawat itu adalah jatuh cinta ternyata salah, namun tidak 100% salah, karena ada sedikit hubungan tidak langsung.
ads



.